3 Masalah Utama dalam Memelihara Cendet

Banyak kicau mania pastinya udah familiar dengan burung satu ini, dialah cendet. Burung cendet jadi lebih disukai baik kicau mania lawas atau kicau mania baru. Cendet termasuk juga burung yg cerdas, nada burung gereja tarung, tengkek buto, kenari, jangkrik ngerik serta burung yg beda dapat ditirukan hampir prima. Gayanya yg nagen kadang-kadang lompat sana lompat sini, serta spasinya lantas rapat kala melagukan isian burung yg beda memikat banyak cendet mania tanah air.

Baca ini : harga jalak hitam

Sekarang, populasi paling besar burung cendet ada di pulau Jawa, perihal tersebut automatic bikin lomba utk burung ini paling ramai juga di pulau Jawa. Komunitas-komunitas cendet lantas bermunculan, seperti Konoha BC, CMS atau yg beda. Arah populasi ini lantas terang sekali, di samping lomba, juga memelihara burung cerdas ini dari kepunahan.

Utk memelihara populasi cendet, banyak populasi lantas mulai belajar langkah menangkar cendet.

“Burung cendet utk lomba didapat dari penangkaran, tidak hanya berharap dari alam (hutan-hutan tempat populasi cendet), ” kata Sutrisno Kesit sang cendet mania asal Solo.

Nah, buat Anda yg mau coba pelihara cendet, lebih baik Anda kenali dahulu 3 masalah dalam menjaga cendet, apa saja? Simak reviewnya dibawah berikut ini ya!

Burung cendet tidak terlalu sering bunyi/tak gacor. Andaikan Anda udah memperlakukan burung cendet dengan benar dalam perawatannya akan tetapi burung tidak terlalu sering berkicau, jadi hal yg butuh Anda pahami merupakan apakah burung dalam situasi bakal mabung atau bulu yg baru mabung. Burung yg udah tua serta dalam situasi bakal mabung benar-benar kebanyakan tidak terlalu sering utk berkicau, akan tetapi andaikan burung yg bulunya masihlah baru akan tetapi tak gacor jadi coba utk memandikan burung 2 kali satuhari faedah menambah birahi burung.

Andaikan cendet belum pula gacor sehabis dilaksanakan perawatan mandi 2kali satuhari, jadi coba utk mendekatkan burung dengan cendet beda, lantaran ada pula model cendet yg miliki model betempur, jadi andaikan didekatkan dengan burung cendet beda jadi baru pengin berbunyi/berkicau. Jadi burung cendet yg sesuai sama ini benar-benar dalam kesehariannya tidak terlalu sering berkicau.

Burung cendet giras. Andaikan burung cendet Anda giras, coba utk kurangi jumlah makanan EF (extra fooding), semisal jangkrik serta ulat hongkong. Menjinakkan burung cendet bisa juga Anda jalankan dengan memandikannya sekerap kemungkinan serta letakkan sangkar diatas tanah (mesti dimonitor biar tak diterkam kucing), hal tersebut biar burung miliki kebiasaan dengan kegiatan manusia seputar.

Factor beda burung cendet giras merupakan lantaran burung dalam situasi stres. Faedah tahu apakah burung lagi tengah dalam situasi stres dapat Anda dekatkan dengan burung cendet yang lain. Andaikan burung pengin berbunyi dengan normal jadi burung tak dalam situasi stres, akan tetapi andaikan cendet cuma berputar serta tak berbunyi bisa saja burung dalam situasi stres.

Burung cendet galak. Andaikan burung cendet Anda galak, semisal dikala Anda ambil tempat makan selanjutnya sang burung mematuk tangan Anda. Utk menangangani permasalahan ini, coba utk menerapi cendet dengan memandikannya sekerap kemungkinan. Hal tersebut dilaksanakan biar burung berasa jadi perhatian oleh pemeliharanya, kemudiaan kerap berdiri di dekat sangkar sembari anggota makan jangkrik biar burung juga mengetahui diri Anda.

Lihat juga : burung gereja tarung

Cendet yg galak atau apabila kita mendekat ke sangkar tetap menabrak sangkar kesana kemari kebanyakan juga lantaran sang burung lagi tengah birahi. Rasa trauma bisa juga bikin burung cendet jadi galak, trauma dapat diakibatkan semisal Anda mencabut bulu burung, laksanakan sang burung dengan kasar, dll. Lantaran burung cendet miliki pembawaan pendendam jadi jangan sampai mengusik sang burung dengan beberapa cara yg kasar, namun jalankan perawatan dengan sebaik baiknya serta bertautan juga penuh rasa kesabaran.